Makna & Penafsiran
Surah Al-Ikhlas dinamakan demikian karena surah ini sepenuhnya membahas tentang kemurnian tauhid dan keesaan Allah ﷻ, serta membersihkan keyakinan dari segala bentuk kesyirikan. Rasulullah ﷺ bahkan menegaskan dalam haditsnya bahwa membaca surah ini pahalanya sebanding dengan membaca sepertiga Al-Qur'an.
Ibnu Katsir menjelaskan bahwa melalui surah ini, Allah membantah keyakinan orang-orang musyrik yang menisbatkan sekutu atau keturunan bagi-Nya. Allah menegaskan bahwa Dia adalah As-Samad (Tuhan yang Maha Sempurna dan tempat bergantung seluruh makhluk).
Dia sama sekali tidak memiliki anak, tidak diperanakkan, dan tidak ada satu entitas pun di alam semesta ini yang menyamai, menandingi, atau setara dengan-Nya dalam zat, sifat, maupun perbuatan-Nya.